GEGER,Citra institusi kepolisian kembali tercoreng oleh ulah oknum pejabatnya sendiri.Kapolres Bima bersama istrinya ditangkap Polda NTB,ini Kronologi nya!!!

BuruSergap86.Com -- Bima/NTB,Citra institusi kepolisian kembali tercoreng oleh ulah oknum pejabatnya sendiri.Kisah Nyata Sosok Kapolres Bima bersama istrinya ditangkap langsung oleh Polda Nusa Tenggara Barat (NTB)Atas keterlibatannya di Peredaran Narkoba, bukan nya mencegah Sindikat Narkoba yang kian Marak, justru Kapolres dan Kasat Narkoba berikut Anggota Kepolisian nya ada yang terlibat langsung,bahkan kuat dugaan nya melindungi Sindikat Narkoba nya.

Di ketahui,Kapolres Bima Kota,AKBP Didik Putra Kuncoro disebut-sebut dalam kasus dugaan peredaran sabu.Saat ini,dia tersangka utama nya yang diperiksa Propam Polres Bima Kota."Terkait Kapolres Bima Kota,masih dalam proses pendalaman dan proses pemeriksaan Bidang Propam.

Awalnya belum dilakukan pemeriksaan intensif terhadap kasus narkoba,namun Bid propam akan lakukan pemeriksaan dan Pengembangan Kasus Narkoba tersebut begitu dapat Perintah Kapolda NTB Wajib di Periksa Segera karena ini Atensi Bapak Kapolri,"kata Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB),Kombes Mohammad Kholid,Selasa (10/2/2026),Kemarin.

Hasil yang di himpun Tim Redaksi Media Cyber Nasional Online Group Pada hari Rabu(11/02/2026)Setelah di interogasi Keterlibatan Perwira berpangkat AKP dan Seorang Bintara polisi,Akhirnya buka Suara Menyebut keterlibatan Peredaran Narkoba di koordinir oleh Kapolres Bima AKBP Didik yang diduga kuat terlibat dalam praktik perlindungan terhadap jaringan Sindikat Narkoba kelas kakap di Bima NTB, Langkah Cepat dan Tegas Provam Polda akhirnya Menangkap Kapolres berpangkat AKBP.

Kemudian terungkap Semua nya yang terlibat dalam Pengungkapan kasus Narkoba yang menjerat Anggota Kepolisian di polres Bima,Nusa Tenggara Barat bahkan Membuat Rusak Citra Kepolisian di Polda NTB tersebut.

Akhirnya,Langkah Tegas Kapolda NTB Irjen Edy Murbowo,Memerintahkan kepada Kabid Propam Polda untuk melakukan Penangkapan terhadap Kapolres bersama isterinya,Hal ini mengguncang Indonesia dan publik,Selain mengingat posisi Kapolres seharusnya berada di garis terdepan dalam pemberantasan narkotika dan Narkoba bukan justru menjadi bagian dari jejaring yang merusak masa depan masyarakat. 

Dugaan adanya keterlibatan Perwira berpangkat AKBP,AKP dan Bintara sebagai backing gembong Narkoba menempatkan kasus ini sebagai pelanggaran serius,baik secara hukum maupun moral.

Langkah cepat Polda NTB menangkap yang bersangkutan Kapolres,Kasat Narkoba dan Anggotanya Sebagai Bentuk Penindakan Hukum secara Tegas dan Trasparan Tanpa Pandang Bulu,ini instruksi Amanah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, yang dinilai sebagai upaya penyelamatan insti!tusi dari kerusakan yang lebih dalam.

Penindakan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa tidak ada jabatan yang kebal hukum, termasuk perwira tinggi di lingkungan kepolisian.Secara Tegas jika terlibat Narkoba maupun Konsumsi Wajib' di PTDH(Pemecatan Tidak dengan hormat)Kapolri meminta agar Seluruh Jajaran Kepolisian Daerah tetap menjaga amanah dan kepercayaan Rakyat Indonesia maupun terhadap publik.

Kasus ini membuka kembali luk∆ lama soal kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.Ketika seorang Kapolres simbol otoritas dan penegakan hukum di daerah Bima Kota diduga justru jika tidak transparan dalam proses hukumnya,jika ada oknum melindungi kejahatan terorganisir,maka dampaknya tidak hanya pada satu wilayah,tetapi pada wajah Polri secara nasional.

Publik kini menunggu proses hukum berjalan secara transparan dan tegas. Penanganan perkara ini akan menjadi ujian penting di Kepemimpinan Figur Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo MSi apakah institusi mampu membersihkan dirinya sendiri,atau justru kembali membiarkan kepercayaan publik terkikis.

Satu hal yang pasti,kejahatan n∆rkob∆ bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman bagi generasi muda bangsa.Dan ketika ∆parat penegak hukum terlibat di dalamnya, Oknum Kapolres, Kasatnarkoba dan Anggota Kepolisian nya yang melakukan pengkhianatan itu menjadi berlipat ganda merusak Reputasi Citra Profesi Kepolisian.

Lebih lanjut Kapolda NTB Irjen Edy Murbowo telah menunjuk AKP Jayadi Sibaweh sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Bima Kota. Penunjukan ini dilakukan menyusul pemecatan pejabat sebelumnya,AKP Malaungi yang telah di PTDH.

Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

PT.KONTRAS NEWS COM *Pimpinan Perusahaan:Castello *Nomor Kontak Media: 0813-6593-5144 *S.K.Kemenkuham AHU-:036739.AH.01.30.Tahun 2022 *NPWP:90.829.762.5-212.000