Pengakuan Dicabut,Prajurit Sudah Ditahan: Skandal Es Gabus Sudrajat yang Menelanjangi Keadilan Negeri ini!!!

BuruSergap86.com -- Jakarta,Kasus penjual es gabus Suderajat di Kemayoran,Jakarta Pusat,kini menjelma menjadi skandal yang memalukan.Bukan lagi soal es gabus berbahan spons, melainkan soal pengakuan yang berubah, keadilan yang terjungkir,dan prajurit yang terlanjur dikorbankan.

Ini keterangan resmi,Suderajat Si Penjual Es Gabus semula tampil sebagai korban. Dengan suara lirih dan cerita pilu,ia mengaku disiksa aparat saat diinterogasi. Ia menuding dipukul,ditendang sepatu boots, hingga dihukum berdiri satu kaki.Publik tersulut emosi,TNI dihujani kecaman,dan narasi kekerasan aparat telanjur dipercaya tanpa reserve(Koreksi) tentang Kebenaran Sesungguhnya.

Informasi Berita Viral di MedSos Saat ini berubah Total dan Keadilan Negeri ini tercoreng Mutlak Akibat ulah oknum Nakal,Namun kini,cerita itu runtuh terungkap Jelas,"Suderajat sendiri mengakui bahwa dirinya tidak pernah ada pemukulan", Apalagi, awalnya ada. ",Pengakuan penyiksaan fisik yang mengerikan itu dicabut mentah-mentah, seolah tak pernah ada."Tak ada luka, tak ada bukti,tak ada penjelasan memadai yang ada hanya pengakuan yang berubah 180 derajat.

Masalahnya,konsekuensi sudah jatuh. Berdasarkan versi awal yang kini dibantah sendiri oleh pelapor,Serda Heri,Sang Babinsa Koramil 07/Kemayoran, Menjadi Korban Ucapan Kebohongan Penjualan Es Gabus telah diseret ke sidang disiplin militer pada Kamis(29/1/2026)Kemarin dan dijatuhi hukuman penahanan hingga 21 hari.

Kini Sorotan Tajam PUBLIK dan Media Sosial Di titik ini.berbalik arah,Akankah Komandan itu Patut di Persilahkan dalam Narasi berkembang yang menguak Misteri Viral pertanyaan tak bisa lagi dihindari oleh Sudrajat Penjual Es Gabus itu.

Sontak,Siapa yang bertanggung jawab atas prajurit yang sudah ditahan akibat pengakuan palsu si Penjual Es krim?

Apakah cukup mencabut pernyataan,lalu semuanya dianggap selesai?.

Kasus ini menelanjangi wajah buram penegakan keadilan.Nama baik TNI terlanjur tercoreng di ruang publik, sementara seorang prajurit harus membayar mahal akibat narasi kekerasan yang belakangan runtuh oleh pengakuan pelapornya sendiri.

VIRAL nya di Media Sosial(MedSos) Memicu Respon karna Skandal es gabus ini menjadi peringatan keras: ketika emosi publik lebih cepat dari verifikasi fakta,maka kebenaran bisa kalah oleh cerita,dan keadilan menjadi korban berikutnya Tanpa memandang Sisi Kebaikan dan Pengabdian Sang Prajurit sebagai Abdi Negara tersebut.

Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

PT.KONTRAS NEWS COM *Pimpinan Perusahaan:Castello *Nomor Kontak Media: 0813-6593-5144 *S.K.Kemenkuham AHU-:036739.AH.01.30.Tahun 2022 *NPWP:90.829.762.5-212.000